Analisis Determinan Kecurangan Pajak Berdasarkan Perspektif Fraud Hexagon dengan Moral Pajak sebagai Variabel Moderasi
DOI:
https://doi.org/10.35896/jse.v7i2.1251Keywords:
Fraud Hexagon, Tax Morale, Tax Fraud, Tax Compliance, EthicsAbstract
This study analyzes the determinants of tax fraud through the perspective of Fraud Hexagon with tax morality as a moderation variable, using a systematic literature review (SLR) of 51 scientific articles published in SINTA 1-5 indexed journals from 2020 to 2025. Fraud Hexagon, which consists of six main elements namely stimulus, opportunity, rationalization, capability, arrogance, and collusion, is identified as the main predictor of tax fraud, where these elements facilitate tax avoidance practices through manipulation of financial statements. Tax morality acts as a psychological moderation that can weaken the relationship between Fraud Hexagon and tax fraud, with mechanisms such as money ethics, religiosity, and trust in tax authorities. The findings show that stimulus and opportunity are the most dominant elements in encouraging tax evasion, while high tax morale can intervene in these risks through increased voluntary compliance. Practical implications include policy recommendations to strengthen oversight of the tax system and taxpayer ethics education to reduce state losses due to tax fraud. This study contributes to the tax literature with an integrative model that combines corporate fraud theory and morality aspects, and suggests longitudinal empirical research for further validation in the Indonesian context.
References
Amira, J. I., Perpajakan, P. S., & Pelayanan, K. (2018). Pengaruh Sistem Perpajakan, Kualitas Pelayanan dan Terdeteksinya Kecurangan Terhadap Penggelapan Pajak. 1(1), 55–69.
Azhar, F., Tenriwaru, T., & Arifin, A. (2023). Moralitas Pajak Memoderasi Self Assessment System dan Money Ethics Terhadap Tindakan Tax Evasion. Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi, 6(2), 106–116. https://doi.org/10.57178/paradoks.v6i2.634
Bali, P. N. (2022). Moral pajak, pemeriksaan, sanksi, kepatuhan pajak umkm: peran moderasi kesadaran pajak.
Barezki, M. B., Fuadah, L. L., & Yulianita, A. (2023). Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Relevansi Fraud Hexagon Theory terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Pada Sektor Perbankan di Indonesia Tahun 2017-2021. 5, 927–931. https://doi.org/10.37034/infeb.v5i3.650
Ema, V. N. P., Wardani, D. K., & Lestari, A. (2022). Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal Pengaruh Pemahaman Perpajakan terhadap Niat Melakukan Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal. 4(4), 1076–1091.
Ekaputra, A., & Achyani, F. (2022). Meminimalisasi Penggelapan Pajak Melalui Optimalisasi Kesadaran Perilaku Wajib Pajak Dengan Pendekatan Theory Of Planned Behavior. 198–206.
Febriani, K. (2024). Pengaruh Moralitas Individu dan Pengendalian Internal terhadap Kecenderungan Fraud : Systematic Literature Review. 1(3).
Firmansyah, F., Riyanto, A., Krismonika, K., & Gantur, H. (2025). Kecurangan, Sistem Perpajakan, Keadilan Pajak, Dan Diskriminasi Terhadap Persepsi Etika Atas Penggelapan Perpajakan. Jurnal GeoEkonomi, 16(1), 183–194. https://doi.org/10.36277/geoekonomi.v16i1.580
Fitriana, N., Suryanti, L. H., Muhammadiyah, U., Muhammadiyah, U., & Muhammadiyah, U. (2025). Pengaruh Transparansi Pajak Terhadap Penggelapan Pajak Dengan Kewajiban Moral Sebagai Moderasi Pada UMKM Yang Terdaftar di KPP Pratama Senapelan Pekanbaru. 4(03), 322–329.
Hendriyani, R., & Tahar, A. (2015). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pengungkapan Keuangan Pemerintah. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
Hidayatulloh, A., & Mutingatun, N. (2020). Etika Uang Dan Kecurangan Pajak: Religiusitas Intrinsik, Religiusitas Ekstrinsik, Gender, Materialisme, Dan Cinta Uang Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Riset Akuntansi, 12(2), 1–15. https://doi.org/10.34010/jra.v12i2.2907
Indrawan, R., Larasati, A. Y., Jenderal, U., Yani, A., Bandung, K., Kelembagaan, P., & Pajak, K. W. (n.d.). Pengaruh Moral Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib. 3(23), 1–13.
Inggil, N. (2024). Pengaruh Fraud Hexagon , Internal Control , Dan Financial Distress Terhadap Pendeteksian. 0832, 45–66.
Karin, S., Sulselbar, B., & Barru, C. (2025). Pengaruh Moral Pajak Terhadap Kepatuhan Pajak Orang Pribadi Dengan Trust Sebagai Pemoderasi. 4(4), 1172–1178.
LB, G. D. (2024). Analisis Pengaruh Fraud Hexagon Theory Terhadap Fraudulent Financial Statement Dengan Sistem Pengendalian Intern …. Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, Dan …, 13(1), 1–21.
Lestari, S., Prastyatini, Y., & Pratama, A. A. (2024). Pengaruh Motivasi , Sanksi Pajak dan Ajaran Tri-Nga terhadap Niat Melakukan Kecurangan oleh Calon Wajib Pajak ( Studi Kasus pada Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa ). 8(2), 1011–1017. https://doi.org/10.33087/ekonomis.v8i2.1308
Mahya, L., Mohd, Z., Kurniawan, F. A., Madura, T., Teknologi, U., & Alam, S. (2023). FRAUD DETECTION AND INVESTIGATION : A BIBLIOMETRIC ANALYSIS. 13(3), 588–613. https://doi.org/10.22219/jrak.v13i3.28487
Mangoting, Y., Sukoharsono, E. G., Rosidi, & Nurkholis. (2017). Menguak Dimensi Kecurangan Pajak. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 121, 274–290. https://doi.org/10.18202/jamal.2017.08.7054
Masruroh, A. (2024). Pengaruh Terdeteksinya Kecurangan , Keadilan Pajak , Tarif Pajak , dan Kecenderungan Personal terhadap Tax Evasion pada Wajib Pajak Orang Pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Surabaya Gubeng. 3(1), 1–8.
Maulida, M., Rahmazaniati, L., Vonna, S. M., Mahdani, S., & Fatmayanti, F. (2024). Pendeteksian Financial Statement Fraud Menggunakan Fraud Hexagon Pada Perusahaan Yang Terindeks Idxbumn20. Jurnal Aplikasi Akuntansi, 9(1), 60–76. https://doi.org/10.29303/jaa.v9i1.432
MUC Consulting. (n.d.). Rasio Pajak Turun di Awal 2025, Target 11% Kian Berat. Retrieved from https://muc.co.id/id/article/rasio-pajak-turun-di-awal-2025-target-11-kian-berat#:~:text=Friday%2C%2015%20August
Mulya, A., Rahmatika, D. N., Kartikasari, M. D., & Tegal, U. P. (2018). Pengaruh Fraud Pentagon ( Pressure , Opportunity , Rationalization , Competence Dan Arrogance ) Terhadap Pendeteksian Fraudulent Financial Statement Pada Perusahaan Property , Real Estate And Building Construction Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2018 Abstract This research examided the effect of fraud pentagon theory ( pressure , opportunity , rationalization , competence and arrogance toward fraudulent financial statement . The samples of this research is property , real estate and building construction companies listed on Indonesia Stock Exchange ( IDX ) in 2014-2018 periods .
Murti, W., Borobudur, U., Akuntansi, P. S., Ekonomi, F., & Pajak, O. (2022). Kepatuhan Dan Kesadaran Wajib Pajak Umkm Dalam Meminimalisir Kecurangan Pajak Di Wilayah Jakarta Dan Bekasi. Trilogi Accounting and Business Research, 3(1), 80–97. https://doi.org/10.31326/tabr.v1i1.1263
Nadziliyah, H., & Primasari, N. S. (2022). Analisis Fraud Hexagon Terhadap Financial Statement Fraud Pada Perusahaan Sektor Infrastruktur, Utilitas Dan Transportasi. Accounting and Finance Studies, 2(1), 21–39. https://doi.org/10.47153/afs21.2702022
Nugroho, W. C. (2021). Moral Pajak, Sanksi Pajak, Penerapan E-Filling dan Kepatuhan Pajak Wawan Cahyo Nugroho 1 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia Surabaya, Indonesia. E-Jurnal Akuntansi, 31(11), 2882–2894.
Nurbaiti, A., & Putri, A. A. (2023). Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan. Jurnal Studi Akuntansi Dan Keuangan, 6(1), 215–228.
Nurma Awaliah, K. (2023). Fraud Triangle Theory: Pendekatan Strategis Dalam Mendeteksi Korupsi Dan Kecurangan Pada Laporan Keuangan Publik. Karimah Tauhid, 2(5), 1493–1506. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5.9023
Octaviana, N. (2022). Analisis Elemen-Elemen Fraud Hexagon Theory Sebagai Determinan Fraudulent Financial Reporting. Jurnal Akuntansi, 11(2), 106–121. https://doi.org/10.46806/ja.v11i2.895
Ollyviani, S. D., & Hidayatulloh, A. (2022). Etika Uang, Religiustas, Dan Penggelapan Pajak. JAK (Jurnal Akuntansi) Kajian Ilmiah Akuntansi, 9(1), 12–23. https://doi.org/10.30656/jak.v9i1.3427
Okta, T., Dan, P., & Penggelapan, P. (2022). Self Assessment System, Tarif Pajak, Love Of Money, Kepercayaan Terhadap Otoritas Pajak Dan Prilaku Penggelapan Pajak 17, 32–45.
Panji, P., Pajak, P., Perpajakan, S., Pajak, P., Perpajakan, S., & Pajak, S. W. (2017). Pengaruh Moral Wajib Pajak, Penghindaran Pajak, Sanksi Perpajakan, dan Sikap Wajib Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Palembang Seberang Ulu Mursalin. 340–354.
Pemoga, S., Era, S., Normal, N. E. W., & Surjadi, M. (2023). Pengaruh Moral Pajak dan Etika Uang Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Umkm dengan Peran Sistem Digitalisasi Pajak Sebagai Pemoderasi Saat Era New Normal Pandemik Covid-19. 7(2), 1–18.
Pontoh, G. T., & Pagalung, G. (2025). Unimas Review Of Accounting And Finance Systematic Literature Review : Detection Of Financial Fraud Based On Machine Learning. 9(1), 103–123.
Prasasti, A. R., & Lastanti, H. S. (2024). Analisis Fraud Hexagon dalam Mendeteksi Fraudulent Financial Reporting pada Perusahaan Jasa Kesehatan yang Terdaftar di BEI Tahun 2018-2022. Jurnal Syntax Admiration, 5(3), 704–716. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i3.1008
Purwati, P., Titi Purbo Sari, & Hendra Wijaya. (2025). Analisis Faktor Risiko Opportunity Pada Bumn Dalam Perspektif Fraud Hexagon. Jurnal Akuntansi Dan Bisnis, 5(1), 220–230. https://doi.org/10.51903/jiab.v5i1.1007
Puspitasari, H. P., & Harto, P. (2024). Pengaruh Determinan Fraud Hexagon Theory Dalam Mendeteksi Fraudulent Financial Statement. Akurasi : Jurnal Studi Akuntansi Dan Keuangan, 7(2), 361–382. https://doi.org/10.29303/akurasi.v7i2.577
Rahmatika, D. N., Kartikasari, M. D., & Indriasih, D. (2019). Detection of Fraudulent Financial Statement ; Can Perspective of Fraud Diamond Theory be applied to Property , Real Estate , and Building Construction Companies in Indonesia ? 4(6), 1–9.
Redaksi DDTCNews, D. K. (n.d.). Bidik Utang Pajak Rp60 Triliun, Purbaya Gencarkan Penagihan. Retrieved from https://news.ddtc.co.id/berita/nasional/1814309/bidik-utang-pajak-rp60-triliun-purbaya-gencarkan-penagihan
Sagala, S. G., & Siagian, V. (2021). Pengaruh Fraud Hexagon Model Terhadap Fraudulent. Jurnal Akuntansi, 13(2), 245–259. http://journal.maranatha.edu
Sari, E. G., & Cahyana. (2025). Fraud Risk Analysis Using Fraud Hexagon Model and Beneish M-Score in the Financial Report of PT Indo Listrik Nusantara Period 2021-2023. Asia Pacific Fraud Journal, 10(1), 31–46. https://doi.org/10.21532/apfjournal.v10i1.365
Setyono, D., Hariyanto, E., Wahyuni, S., & Pratama, B. C. (2023). Penggunaan Fraud Hexagon dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan. 7(April), 1036–1048.
Siregar, A., Murwaningsari, E., Akuntansi, P. S., Katolik, U., Atma, I., Akuntansi, P. S., & Trisakti, U. (2022). Pengaruh Dimensi Fraud Hexagon Pendahuluan Fraud telah berkembang dan dengan bentuk yang beragam ( Shonhadji dan Maulidi , 2021 ) , Association of Certified Fraud Examiners / ACFE ( 2020 ) menyebutkan bahwa dari hasil survey yang mereka lakukan dan dilapo. 6(2), 211–228.
Statement, F. F., Wahyudi, M., Sari, H. P., & Kusuma, M. (n.d.). Kualitas Auditor sebagai Pemoderasi Hexagon Fraud Tax Avoidance.
Suwena, K. R. (2021). Tekanan , Kesempatan , dan Rasionalisasi Pemicu Tindakan Kecurangan ( Fraud ) pada Perusahaan. 6(1), 102–114.
Susila, B., Pajak, D. J., & Pajak, D. J. (2020). Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia Wajib Pajak dan Generasi Muda : Tax Morale Mahasiswa di Indonesia Wajib Pajak dan Generasi Muda : Tax Morale Mahasiswa di Indonesia Taxpayers and Young Generation : Tax Morale of Indonesian College Students Pendahuluan. 16(2). https://doi.org/10.21002/jepi.v16i2.05
Studi: Penghindaran Pajak Rugikan Ekonomi Global Rp6.046 T – Suryani Suyanto & Associates. (n.d.). Retrieved from https://www.ssas.co.id/studi-penghindaran-pajak-rugikan-ekonomi-global-rp6-046 t/#:~:text=CNN%20Indonesia%20%7C%20Jumat%2C%2020/11/2020%2010:10%20WIB.,sekitar%20Rp6.046%20triliun%20(asumsi%20kurs%20Rp14.160%20per
Syurmita, S., Nisa, I. S., & Syafei, A. W. (2024). Analisis Pengaruh Teori Fraud Hexagon dalam Mendeteksi Kecurangan Pelaporan Keuangan. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 5(1), 41. https://doi.org/10.36722/jaiss.v5i1.2710
Trisakti, U., & Ekonomi, F. (2024). MENGUNGKAP KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN MENGGUNAKAN TEORI HEXAGON : KOMITE AUDIT MODERASI. 8(8), 2211–2218.
Wahyuni, Mahfiza, & Dewi Mahmuda. (2022). Analisis Tanggapan Pihak Komersial dan Fiskus terhadap Indikasi Kecurangan pada Pelaporan Pajak Penghasilan. Al-Buhuts, 18(1), 169–181.
Wardhana, G. A., Indriati, L., Rahayu, M., & Fernando, V. (2024). ANALISIS FRAUD HEXAGON TERHADAP FRAUDULENT FINANCIAL STATEMENT (Studi Empiris Pada Perusahaan Property dan Real Estate yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2019-2022). Ikraith-Ekonomika, 8(1), 171–181. https://doi.org/10.37817/ikraith-ekonomika.v8i1.4290
Wibowo, N. K., & Lastanti, H. S. (2024). Deteksi Penipuan: Menganalisis Fraud Hexagon untuk Mendeteksi Fraud dengan Komite Audit sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Syntax Admiration, 5(8), 3138–3146. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i8.1525
Yordan Ediantoro Dharmawan dan, & Priyo Hari Adi. (2021). Kompleksitas Pajak, Moral Wajib Pajak dan Norma Subyektif Terhadap Kepatuhan Perpajakan. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Sains Dan Humaniora, 5(2), 212.
















