Strategi Pengembangan Hutan Rakyat Berbasis Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis) Di Kabupaten Tebo

Authors

  • Rina Yuli Rahmawati Universitas Jambi
  • Heriberta . Universitas Jambi
  • Zamzami . Universitas Jambi
  • Siti Hodijah Universitas Jambi
  • Nurhayani . Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.35896/jse.v4i2.1252

Keywords:

Community Forest, Hevea brasiliensis, community rubber, agroforestry, Tebo Regency, development strategy.

Abstract

Rubber-based community forest management in Tebo Regency offers opportunities to improve farmer welfare while maintaining environmental function and resource sustainability. This article analyzes the existing conditions, obstacles, and strategies for rubber-based community forest development, and recommends a framework for strengthening this sector in Tebo Regency.The study reveals that smallholder rubber productivity is low, many plantations are aging, the quality of processed materials is poor, and land conversion to other commodities (e.g., oil palm) poses a threat to sustainability. Therefore, integrated technological, institutional, market, and policy interventions are needed.

References

Balai Penelitian Sembawa. (2022). Panduan Budidaya dan Pemeliharaan Tanaman Karet Rakyat. Pusat Penelitian Karet Indonesia, Palembang.
BPS Kabupaten Tebo. (2023). Kabupaten Tebo dalam Angka 2023. Badan Pusat Statistik Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.
Dinas Perkebunan Provinsi Jambi. (2023). Laporan Tahunan Produksi dan Produktivitas Karet Rakyat Provinsi Jambi Tahun 2023. Jambi: Dinas Perkebunan Provinsi Jambi.
Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL). (2022). Pedoman Umum Pengelolaan Hutan Tanaman Rakyat (HTR). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Jakarta.
ICRAF Indonesia. (2022). Model Agroforestri untuk Rehabilitasi Hutan Rakyat dan Peningkatan Pendapatan Petani. Bogor: World Agroforestry Centre (ICRAF).
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2021). Roadmap Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing Karet Nasional 2021–2030. Jakarta: Direktorat Jenderal Perkebunan.
KKI Warsi. (2023). Laporan Pendampingan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) dan Agroforestri di Kabupaten Tebo. Jambi: Komunitas Konservasi Indonesia WARSI.
Lubis, A. M., & Siregar, H. (2020). Peningkatan Produktivitas Karet Rakyat melalui Klon Unggul dan Praktik Budidaya Berkelanjutan. Jurnal Perkebunan dan Kehutanan Tropika, 10(2), 112–126.
Nurdin, E., & Yuliana, R. (2021). Analisis Ekonomi Usahatani Karet Rakyat di Provinsi Jambi. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26(3), 187–198.
Pusat Penelitian Karet. (2020). Teknologi Budidaya Karet Unggul untuk Perkebunan Rakyat. Bogor: Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Rinaldi, T., & Susanto, E. (2022). Strategi Peningkatan Nilai Tambah Produk Karet Rakyat di Sumatera Bagian Tengah. Jurnal Agroforestri Indonesia, 8(1), 45–59.
Slamet, D., & Wibisono, S. (2024). Kinerja Produksi dan Kualitas Bokar pada Perkebunan Karet Rakyat di Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Jurnal Penelitian Perkebunan, 15(1), 55–67.
Soedomo, S., & Wahyuni, E. (2019). Peran Agroforestri dalam Pengelolaan Hutan Rakyat Berkelanjutan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sumardi, T., & Haryanto, F. (2022). Peluang Pemanfaatan Aspal Karet untuk Infrastruktur Jalan di Daerah. Jurnal Teknologi Material dan Infrastruktur, 5(2), 78–92.
Susilo, D., & Arifin, Z. (2020). Analisis SWOT dalam Pengembangan Komoditas Perkebunan Unggulan Daerah. Jurnal Ekonomi Pembangunan Daerah, 12(4), 321–335.
Warsito, B., & Setiawan, A. (2021). Pemberdayaan Petani Karet melalui Kemitraan dan Kelembagaan Ekonomi Rakyat di Jambi. Jurnal Sosial dan Ekonomi Pertanian, 14(2), 95–108.

Downloads

Published

2025-12-20

How to Cite

Strategi Pengembangan Hutan Rakyat Berbasis Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis) Di Kabupaten Tebo. (2025). JOURNAL OF SHARIA ECONOMICS, 7(2), 102-126. https://doi.org/10.35896/jse.v4i2.1252