Penguatan Tata Kelola Islamic Social Finance melalui Kerangka Maqasid al-Shariah yang Terintegrasi

Authors

  • TRI NADHIROTUR ROIFAH universitas islam zainul hasan genggong probolinggo
  • Muhammad Lathoif Ghozali lathoif

DOI:

https://doi.org/10.35896/jaahgf14

Keywords:

Keuangan Sosial Islam, Tata Kelola, Maqasid al-Shariah, Akuntabilitas.

Abstract

Keuangan Sosial Islam (Islamic Social Finance/ISF), yang mencakup instrumen seperti zakat, wakaf, sedekah, dan berbagai bentuk filantropi Islam lainnya, memiliki peran strategis dalam mewujudkan keadilan sosial-ekonomi, pengentasan kemiskinan, serta pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Meskipun memiliki potensi yang besar, pengelolaan lembaga ISF di berbagai negara masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait dengan lemahnya tata kelola kelembagaan, rendahnya transparansi dan akuntabilitas, keterbatasan koordinasi antar lembaga, serta belum optimalnya integrasi dengan perkembangan teknologi dan sistem keuangan modern. Kondisi tersebut berimplikasi pada belum maksimalnya efektivitas penghimpunan, pengelolaan, dan pendistribusian dana sosial Islam dalam memberikan dampak sosial yang berkelanjutan.

Penelitian ini bertujuan untuk memperkuat manajemen dan tata kelola ISF melalui pengembangan kerangka konseptual yang terintegrasi berbasis Maqasid al-Shariah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif konseptual dengan melakukan kajian kritis terhadap literatur, model tata kelola yang telah berkembang, serta berbagai praktik kelembagaan ISF. Analisis difokuskan pada identifikasi kesenjangan dalam aspek akuntabilitas, efektivitas kelembagaan, kepercayaan pemangku kepentingan, dan orientasi dampak sosial.

Kerangka yang diusulkan mengintegrasikan dimensi utama tata kelola, yaitu kepatuhan syariah, transparansi, akuntabilitas, profesionalisme kelembagaan, partisipasi pemangku kepentingan, dan inovasi digital dalam perspektif Maqasid al-Shariah yang menekankan perlindungan terhadap agama (hifz al-din), jiwa (hifz al-nafs), akal (hifz al-'aql), keturunan (hifz al-nasl), dan harta (hifz al-mal). Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi prinsip Maqasid al-Shariahdalam tata kelola ISF mampu meningkatkan kredibilitas lembaga, memperkuat kepercayaan publik, mengoptimalkan efisiensi alokasi sumber daya, serta memperluas dampak sosial-ekonomi secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis berupa model tata kelola yang holistik sekaligus menawarkan implikasi praktis bagi pembuat kebijakan, regulator, dan pengelola lembaga ISF dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

References

Abduh, M. (2019). The role of Islamic social finance in achieving sustainable development goals. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 5(2).

Abiba, R. W., & Putra, Y. H. S. (2023). Pemetaan Penelitian Pengelolaan Harta Wakaf: Studi Bibliometrik. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(3), 4562–4571.

Amri, M. C. E. L., Mohammed, M. O., & AlKhalili, M. M. S. (2024). FINTECH ADOPTION AND ITS INVESTMENT IMPACT IN ISLAMIC SOCIAL FINANCE: THE CASE OF ZAKAT. Qudus International Journal of Islamic Studies, 12(2), 213–254. https://doi.org/10.21043/qijis.v12i2.17069

Ananda, Y., Rizal, E., & Rohman, A. S. (2025). Analisis Bibliometrik Artikel Jurnal Bidang Informartion Quality Pada Database Scopus Menggunakan Vosviewer. Jurnal Pustaka Budaya, 12(1), 89–109.

Beik, I. S., & Arsyianti, L. D. (2021). Ekonomi Pembangunan Syariah (2nd ed.). Rajawali Pers.

Beik, I. S., Swandaru, R., & Rizkiningsih, P. (2021). METHODOLOGIES AND SMART TECHNIQUES RECOMMENDED IN ANALYZING MAQASID AL-SHARI”AH FOR ISLAMIC ECONOMICS AND FINANCE. In Teaching and Research Methods for Islamic Economics and Finance (pp. 42–55). Taylor and Francis. https://doi.org/10.4324/9781003252764-6

Gelcich, S., Reyes-Mendy, F., & Rios, M. A. (2019). Early assessments of marine governance transformations: Insights and recommendations for implementing new fisheries management regimes. Ecology and Society, 24(1). https://doi.org/10.5751/ES-10517-240112

Hasan, Z. (2022). Governance framework for Islamic social finance institutions: Challenges and prospects. ISRA International Journal of Islamic Finance, 14(3).

Izmestiev, A., Chowdhury, P., Anashua, M., Kimuli, R., & Pano, L. A. (2025). How Good Governance Helps Achieving Results for Development Cooperation at the Sector- Level. In Effective Development Co-operation: New Evidence from the Global South (pp. 81–99). Taylor and Francis. https://doi.org/10.4324/9781003603344-5

Judijanto, L., Pranata, A., Yanuarti, M., Sari, N., Rahmawati, R., Hartoyo, T., Mutoharoh, M., Ardiansyah, W., Suroso, S., & Agus, F. (2025). Metode Penelitian Ilmiah: Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. PT. Green Pustaka Indonesia.

Khan, A., Sukmana, R., & Mahmood, A. (2023). ISLAMIC SOCIAL FINANCE ECOSYSTEM AND THE ROLE OF CROWDFUNDING: A PROPOSED MODEL. Hamdard Islamicus, 46(3), 91–111. https://doi.org/10.57144/hi.v46i3.876

Kuo, M.-S. (2025). Rawls’s Justice Challenge in Global Governance. In Research Handbook on Global Governance (pp. 79–97). Edward Elgar Publishing Ltd. https://doi.org/10.4337/9781789906332.00014

Mat, A. S. C., & Halim, M. N. A. (2025). Integrating Maqasid al-Shariah in the e-Procurement System: A Governance Framework for Shariah Compliance in Malaysia’s Public Sector. Architecture Image Studies, 6(3), 347–368. https://doi.org/10.62754/ais.v6i3.226

Mohammed, M. O., & Razak, D. A. (2022). Maqasid al-Shariah and performance measurement in Islamic institutions. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 13(6).

Nasional, B. A. Z. (2024). Outlook Zakat Indonesia 2024. BAZNAS RI.

Rahajeng, D. K. (2025). Konsep Dasar Tata Kelola dan Implementasi pada Entitas Syariah. Ugm Press.

Riswanto, A., Joko, J., Boari, Y., Taufik, M. Z., Irianto, I., Farid, A., Yusuf, A., Hina, H. B., Kurniati, Y., & Karuru, P. (2023). Metodologi Penelitian Ilmiah: Panduan Praktis Untuk Penelitian Berkualitas. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Samargandi, N., Tajularifin, S. M., Ghani, E. K., Aziz, A. A., & Gunardi, A. (2018). Can disclosure practices and stakeholder management influence zakat payers’ trust? A malaysian evidence. Business and Economic Horizons, 14(4), 882–893. https://doi.org/10.15208/beh.2018.60

Sarea, A. M., & Hanefah, M. M. (2022). Enhancing transparency and accountability in Islamic social finance institutions. Journal of Financial Reporting and Accounting, 20(5).

Shahen, A. M., & Sharaf, M. F. (2025). The Role of Digital Payment Technologies in Promoting Financial Inclusion: A Systematic Literature Review. FinTech, 4(4). https://doi.org/10.3390/fintech4040059

Sitasari, N. W. (2022). Mengenal analisa konten dan analisa tematik dalam penelitian kualitatif. Forum Ilmiah, 19(1), 77–84.

Tanzeh, H. A. (2018). Penelitian Kualitatif. Akademia Pustaka.

Tarique, K. M., Islam, R., & Mohammed, M. O. (2021). Developing and validating the components of Maqasid al-Shari’ah-based performance measurement model for Islamic banks. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 14(2), 366–390. https://doi.org/10.1108/IMEFM-12-2018-0432

Trisena, P., Irmawati, I., & Utami, A. T. (2025). ANALISIS KOMPARATIF PERKEMBANGAN ISLAMIC FINANCE DI MALAYSIA, ARAB SAUDI, DAN INDONESIA PERSPEKTIF SGIE 2024/2025. Media Riset Bisnis Ekonomi Sains Dan Terapan, 4(2), 153–164.

Wahab, N. A., & Rahman, A. R. A. (2020). Efficiency and governance of zakat institutions in Muslim countries. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 11(7).

Wijayanti, L. (2024). Transparansi Pengelolaan Zakat Dan Wakaf: Perspektif Good Governance Syariah. Jurnal Ekonomi Islam, 1(2), 382–401.

Yumna, A., & Clarke, M. (2021). Integrating zakat and waqf into the Islamic social finance ecosystem. International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management, 14(5).

Zia, N. K. (2024). Implementasi Prinsip Maqashid Syariah Dalam Kinerja Keuangan Lembaga Keuangan Syariah. Jurnal Ekonomi Islam, 1(1), 102–124.

Downloads

Published

2026-06-19

How to Cite

Penguatan Tata Kelola Islamic Social Finance melalui Kerangka Maqasid al-Shariah yang Terintegrasi. (2026). JOURNAL OF SHARIA ECONOMICS, 8(1). https://doi.org/10.35896/jaahgf14