LEGAL ANALYSIS OF PREGNANT WOMEN’S MARRIAGE IN ARTICLE 2 OF LAW NO. 1 OF 1974 AND ARTICLE 2 OF KHI IN PERSPECTIVE OF MAṢLAḤAH AL-SYÂȚIBI

Authors

  • Maman Komaruzaman UIN Sunan Gunung Djati Bandung

DOI:

https://doi.org/10.35896/alhakam.v2i1.282

Keywords:

Imam Al-Syatibi, Pregnant Marriage, Maṣlaḥah.

Abstract

This article discusses the prevalence of cases of pregnancy before marriage and the law of marriage. This paper is a library research with qualitative data. The basis for pregnant marriage in Indonesia is contained in Article 53 of the KHI and Article 2 of Law no. 1 of 1974. Normatively, the two laws actually create a negative stigma, which is seen as legalization of adultery by some people. Therefore, this study was analyzed using a comparative approach to the consensus of Imam Madzhab and the approach of maslahah theory by Imam Al-Syâṭibi. The purpose of this study is to establish a correlation between the arguments and the two laws of pregnant marriage. The Maslahah Al- Syâṭibi theory states that it is God's urgency to regulate the Shari'a to create human goodness in this world as well as the hereafter. In Imam Ash- Syâṭibi's view, the law of marriage for pregnant women due to adultery is permissible and legal. The reasons for the permissibility are (1) considering the benefit of pregnant women as well as hifdz al-nasl (the child they are carrying); (2) stop adultery with Sadd al-dhari'ah and urf (custom) solutions; (3) reduce the shame and psychological embarrassment for pregnant women and their children in the flow of life in society.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. Djazuli, Ilmu Fiqh; Penggalian, Perkembangan dan Penerapan Hukum Islam, Jakarta: Kencana, 2012.
A. Djazuli, Kaidah-kaidah Fikih, Kaidah-kaidah Hukum Islam dalam Menyelesaikan Masalah-masalah yang Praktis, cet. ke-7, Jakarta: Kencana, 2017.
Abdullah, Boedi dan Ahmad Saebani, Beni, Perbandingan Kaidah Fiqhiyah, Bandung: Pustaka Setia, 2018.
Al-Baihaqi, Abu Bakar Ahmad Ibn al-Husain Ibn ‘Ali, As-Sunan al-Kubra,JilidVII Beirut: Dar al-Fikr, t.t.
Al-Hamdani, Risalah Nikah, terjemahan Agus Salim, Jakarta: Pustaka Amani, 1989.
Al-Jamal, Ibrahim Muhammad, Fiqhul Mar’ah Al-Muslimah, alih bahasa oleh Anshori Umar, Semarang: Asy-Syifa, 1981.
Al-Jaziri,Abdurrahman, Fiqh ‘Ala Madzahib al-Arba’ah, Juz IV,Beirut Libanon: Ihya al-Turat al-‘Arabi, 1969.
Al-Maraghi, Ahmad Mustafa, tafsir al-Maraghi, Juz 18, DKI: Dar al-kitab al-ilmiyah, 1971.
Al-Nawawi, Al-Majmu’ Syarh al-Muhazzab,Juz XVI Mesir, Dar Al-Fikr, t.t.
Al-Syathibi, al-I’tisham, Jilid II, Riyad: Maktabah Riyadah al-Hadisah, t.t.
Al-Syathibi, al-Muwafaqat fi Ushul al-Syariah,Jilid 2, Beirut: Dar al-kutub al-ilmiyah, 2005.
Al-Syirazy, Abi Ishaq, Al-Muhazzab, Juz II, Mesir, Dar Al-Fikr, t.t.
Al-Zuhaily, Wahbah, Al-Fiqh Al-Islam Wa-Alqhodlaya Al-Mu’aasirah, Juz VIII,Dar Al-Fikr, t.t. 2012
Al-Zuhaily, Wahbah,Al-Fiqh Al-Islami Wa Adillatuhu, Juz VIII, Damsyiq: Dar al-Fikr, 1989.
Andromeda Yustika,Dian,“Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pandangan Pihak KUA Tentang Kawin Hamil di KUA Kecamatan Kasihan Bantul, Yogyakarta”, Skripsi Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta: 2014.
Asmawi, Teori Maslahat Dan Relevansinya Dengan Perundang-Undangan Pidana Khusus Di Indonesia,cet. ke-1,Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI, 2010.
Baihaky,Akbar,“Tinjauan Hukum Islam Tentang Nikah Hamil (Studi Kasus di KUA Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul Tahun 2010)”, Skripsi Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta: 2012.
Bisri,Hasan,Kompilasi Hukum Islam Dalam Sistem Hukum Nasional, Jakarta: Logos Wacan Ilmu, 1999.
Dasuki, Hafizh, dkk., Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahannya, Bandung: Gema Risalah Press, 2004.
Daud, Fathonah K., Tafsir Ayat-Ayat Hukum Keluarga 1, (Banten: Desanta Muliavisitama, 2020
Djubaedah,Neng,Pornografi dan Pornoaksi Ditinjau Dari Hukum Islam, cet.3,Jakarta: Kencana, 2009.
Fakhrudin, Intellectual Network Sejarah dan Pemikiran Empat Imam Mazhab Fikih, cet. ke-1, Yogyakarta: Anggota Ikapi, 2009.
Farih,Amin, Kemaslahatan dan Pembaharuan Hukum Islam, Semarang: Walisongo, 2008.
Ghozali, Abdul Rohman, Fiqh Munakahat, cet. ke-5 Jakarta: Kencana, 2012.
Haq,Hamka,¬Al-Syathibi Aspek Teologis Konsep Maslahah dalam Kitab al-Muwafaqat, Jakarta: Erlangga, 2007.
Haroen, Nasrun,Ushul Fiqh 1, Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1997.
Hasan, M. Ali, Masail Fiqhiyah Al-Haditsah, cet. ke-3,Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1998.
Himam,Mufidul,“Analisis Maslahah dan Mafsadah Terhadap Ketentuan Kawin Hamil Dalam Kompilasi Hukum Islam”, Skripsi Fakultas Syari’ah UIN Maulana Malik Ibrahim, Malang: 2014.
Intruksi Presiden No. 1 Tahun 1991, Kompilasi Hukum Islam, Bandung: Fokus Media, 2012.
Jauhari, Heri,Panduan Penulisan Skripsi Teori dan Aplikasi. Bandung: Pustaka Setia, 2009.
Kholil Arrosyid, Moh.,“Analisis Sadd Al-Dhari’ah Terhadap Pandangan Tokoh NU, MUHAMMADIYAH, dan MUI Kecamatan Wongsorejo Tentang Kawin Hamil Akibat Zina di Kecamatan Wongsorejo Kabupaten Banyuwangi”, Skripsi Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Ampel, Surabaya: 2018.
Lembaga Ilmu dan Dakwah Serta Publikasi Sarana, Kutubut Tis’ah Hadis Sembilan Imam, Jakarta: Lipia, 2010.
Manan,Abdul,Reformasi Hukum Islam di Indonesia, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2007.
Muhammad Sidiq,Aji,“Nikah Hamil Dalam Pandangan Pelaku (Studi Kasus di Dusun Karangmojo Desa Karangmojo Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar)”, Skripsi Fakultas Syari’ah IAIN Surakarta, 2017.
Nashiruddin Al-Bani,Muhammad,Ringkasan Shahih Bukhari, Jilid IV, Jakarta: Pustaka Azzam, 2007.
Nazir, Muhammad, Metode Penelitian, cet. Ke-7,Bogor: Ghalia Indonesia, 1988.
Nuruddin, Amiur dan Akmal Taringan,Azhari,Hukum Perdata Islam di Indonesia Studi Kritis Perkembangan Hukum Islam dari Fiqh, UU No. 1/1974 sampai KHI, Jakarta: Kencana, 2012.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1975 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, Jakarta, 1975.
Rachmah, Siti,“Pandangan Hukum Islam Terhadap Kawin Hamil dan Akibatnya Terhadap Perwalian (Studi Kasus di KUA Kecamatan Koja)”, Skripsi Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta: 2015.
Rahmani T.Y., Anak Sah Menurut Kompilasi Hukum Islam, Jakarta: Almawardi, 1993.
Ramulyo, Moh. Idris, Hukum Perkawinan Islam: Suatu Analisis dari Undang-undang No. 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 2004.
Riyadi,Agus,Bimbingan Konseling Perkawinan, Yogyakarta: Anggota Ikapi, 2013.
Sabiq,Sayyid,Fiqh al-Sunnah,Jilid 2,cet. ke-4, Beirut: Dar al-Fikr, 1983.
Safe’i, Abdullah,Ushul Fiqh Metodologi Ijtihad, cet. ke-1, Bandung: Fakultas Syariah dan Hukum UIN SGD Bandung, 2014.
Supriyadi, Dedi, Fiqh Munakahat Perbandingan, cet. ke-1,Bandung: Pustaka Setia, 2011.
Supriyatni B., Renny,Pengantar Hukum Islam, Bandung: Widya Padjajaran, 2011.
Syafi’i, Rahmat, Ilmu Ushul Fiqh, Bandung: Pustaka Setia, 2007.
Syarifuddin, Amir, Hukum Perkawinan Islam Di Indonesia, Jakarta: Kencana, 2009.
Syarifuddin, Amir, Ushul Fiqh Jilid 2, Jakarta: Kencana, 2011.
Tohir, Muhammad Sohib, Departemen Agama RI, Al-Qur’an dan Terjemahannya, Bandung: Jumanatul ‘Ali, 2004.
Tri Nugroho,Ishaq,“Perkawinan Perempuan Hamil Dalam Pasal 53 KHI (Tinjauan Maqashid Syari’ah”, Skripsi Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta: 2014.
Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 1974 Tentang Perkawinan, Jakarta: Pustaka Yayasan Peduli Anak Negeri, 1974.
Yanggo, Huzaemah Tahido, Fikih Perempuan Kontemporer,cet. ke-1,Jakarta: Ghalia Indonesia, 2010.
Yunus, Hasan, Fiqh Munakahat, Bandung: Inayah Press, 1999.

Downloads

Published

2022-05-04

Issue

Section

Artikel

How to Cite

“LEGAL ANALYSIS OF PREGNANT WOMEN’S MARRIAGE IN ARTICLE 2 OF LAW NO. 1 OF 1974 AND ARTICLE 2 OF KHI IN PERSPECTIVE OF MAṢLAḤAH AL-SYÂȚIBI”. 2022. Al Hakam: The Indonesian Journal of Islamic Family Law and Gender Issues 2 (1): 1-17. https://doi.org/10.35896/alhakam.v2i1.282.